Ganjarresik Squad

image

(KKNM Unpad 2013 Desa Ganjarresik, Kec. Wado, Kab. Sumedang)

Ini adalah keluargaku yg sebulan tinggal serumah terhitung sejak tanggal 14 Januari sampai 15 Februari 2013, udah kaya ayah ibu dgn 19 anak,hehe

Atas (dari sisi kanan):
– Hariaman ‘Harya’ Prasetyo (FMIPA-Kimia 2010)
– Adrian ‘Cups’ Noor Prayudha (FEB-Manajemen 2009)
– Kristal ‘Ayank’ Implengan T (FEB-Manajemen 2009)
– Ashita ‘Shita’ Widya Amelinda (Fikom-Humas 2010)
– Astri ‘Achi’ Riksahati (Fikom-Humas 2010)
– Pak Juju
– Ibu Juju
– Aku, Rika Rakanita (Fisip-Adm.Publik 2010)
– Hanan Nurul Aini (Fisip-Adm.Publik 2010)
– Rendy ‘Mpok’ Rachma F (FIB-Sastra Rusia 2009)
– Deni ‘Culen’ Sofyan (Fikom- Informasi dan Perpustakaan 2009)
– Yahya ‘Yayoi’ Hafidhuddin (FIB-Sastra Jepang 2010)
– Farhan Azwin Maulana (FMIPA-Kimia 2010)

Bawah (dari sisi kanan):
– Brian Brilianda (FEB-Manajemen 2009)
– Abdul ‘Iko’ Rochman Hadiyono (Faperta-Agroteknologi 2010)
– Ujang Yayat Abdurahman (Faperta-Agroteknologi 2010)
– Arviandra ‘Andra’ Rizki Yoputro (Faperta-Agroteknologi 2010)
– Ahmad Dzaky Mualim (FMIPA-Kimia 2010)
– Rendi ‘Bolu’ Anugrah Hudry (Fisip-Adm.Publik 2010)
– Hamzah ‘Abang’ SB (FIB-Sastra Arab 2009)
– Dede ‘Abah’ Mudopar (FIB-Sastra Sunda 2010) sbg Kordes
Dan ada satu lagi sebenarnya, Nia Kurnia (FIB-Sastra Sunda 2010), tetapi cuma bisa ikut 3 hari pertama saja krn ada satu dan hal lainnya.

Miss you guys 🙂

Iklan

Sebuah Perjalanan Humasers

image

(Divisi Humas Lises Unpad Periode 2012)

image

(Divisi Humas Lises Unpad Periode 2013)

Empat taun yang lalu aku adalah maba (mahasiswa baru). Di awal tahun 2011, aku mendaftarkan diri ke salah satu UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) Lises (Lingkung Seni Sunda) Unpad. Aku memang sudah mengincar UKM ini sejak awal karena ingin belajar lagi angklung dan gamelan.

Pada waktu pertama kalinya menginjakkan kaki di sekretariatnya untuk registrasi, aku melihat dan tertarik dengan mading yang ada di sana. Lalu, pada saat aku ngobrol ke Teh Teja (salah satu senior Lises angkatan Ragamulya), aku bilang kalo aku tertarik dengan madingnya. Teh Teja bilang, “Sok kamu masuk dulu, nanti kamu bisa masuk divisi humas.”

Belakangan barulah aku tau kalo Teh Teja adalah Koor Divisi Humas Lises yang pada saat itu diketuai oleh Kang Angga ‘Linggabuana’.

Menjelang akhir 2011, Lises berganti kepengurusan. Ada estafet kepemimpinan dari Kang Angga ‘Linggabuana’ kepada Kang Ju’i ‘Ragamulya’. Di kepengurusan itulah angkatanku (Tarusbawa) bisa masuk sebagai pengurus.

Sesuai niat dari awal, aku masuk ke Divisi Humas. Koordinatornya waktu itu adalah Kang Ohan ‘Ragamulya’. Selain aku, anggota lainnya ada Corina, Adan, Siska, dan Rizky ‘Ableh’, yang semuanya berasal dari angkatan Tarusbawa.

Sekilas, pekerjaan humas sudah dapat dibayangkan. Prokernya gak jauh dari hal-hal yang menyangkut hubungan internal dan eksternal, serta pengelolaan media informasi. Aku diserahi tanggung jawab untuk memegang proker Siloka. Siloka adalah buletin yang dimiliki Lises. Pada saat itu aku mengajukan perubahan tampilan Siloka. Dari yang asalnya cetak, menjadi e-magazine. Hal itu terinspirasi dari majalah Hima di jurusanku yang berbentuk online mengingat dunia internet sudah menjadi dunia manusia. Selain itu, kupikir itu bisa menghemat pembiayaan karena kita tidak perlu mengeluarkan uang untuk biaya cetak. Tinggal upload di issue.com lalu share di media sosial.

Ternyata hal itu tidak semudah yang kubayangkan. Aku kurang pandai dalam manajemen waktu dan orang. Siloka sering keteteran dan konten pun jauh dari ekspektasi. Maafin ya Kang Ohan 😦

Beres kepengurusan di akhir taun 2012, aku lelah. Pada saat itu aku tidak berniat untuk menjadi pengurus lagi. Lelah, karena sepanjang tahun 2012, aku ambil peran juga di organisasi lain dan cukup menyita waktu,pikiran,tenaga,uang, dan hati.

Kenyataannya, pada kolom Koordinator Divisi Humas Periode 2013 tertulis namaku. Entahlah, aku tak tau kenapa. Yang aku tau, ketua baru Lises pada saat itu adalah Corina, dan dia sama-sama berasal dari Ciamis. Lalu, dari staff Divisi Humas sebelumnya tidak ada yang meneruskan perjuangan di divisi ini. Dan hatiku luluh dan tergerak ingin membantu temanku itu.

Sebenarnya aku bukan orang yang jago dalam menjalin sebuah hubungan. Sedikit menjadi beban untuk mengelola hubungan internal dan eksternal Lises yang luas ini. Untunglah ada humasers lain yang membantu, Opha ‘Tarusbawa’, Sarah, Jul dan Faiz yang sama-sama berasal dari angkatan Jayasingawarman (angkatan di bawah Tarusbawa). Banyak ide cemerlang yang datang dari teman-teman yang kece ini. Yang terbaru adalah ide proker Lises Olympic (sebuah ajang pertandingan antar angkatan, misalnya: futsal), lalu ada juga pembuatan nomor humas agar setiap pergantian kepengurusan, stakeholder Lises masih dapat menghubungi nomor yang sama. Selain itu ada juga niat untuk membuat web Lises yang sudah lama menghilang entah kemana, pembaharuan Company Profile, mading dan Siloka. Dan satu lagi yang dititipkan oleh kepengurusan sebelumnya, Fokalismas, sebuah forum yang beranggotakan Lingkung Seni Sunda mahasiswa se-Jawa Barat yang memang pada waktu itu masih mati suri.

image

(Kunjungan SWS IT Telkom, 2013)

Foto di atas adalah salah satu job desc Divisi Humas, yaitu menjalin silaturahmi antar LSS, yang dari hubungan itu dilanjutkan untuk memulai kembali langkah Fokalismas.

Berbicara Fokalismas, inilah hal yang paling aku suka dari tugas kehumasanku. Seperti yang telah dikatakan sebelumnya, Fokalismas memang masih mati suri. Jejaknya entah berhenti di mana. Sebuah misteri kalo aku bilang,hehe.. Teh Teja sempat bercerita bahwa pada saat kepengurusannya, sempat diadakan pagelaran Fokalismas bersama LSS lainnya yang berada di sekitar Bandung. Akan tetapi, itu hanya berhenti sampai di sana. Tidak ada langkah lagi untuk Fokalismas.

Untungnya, Corina dan Kang Jui memiliki keinginan yang sama denganku untuk menghidupkan kembali sebuah perkumpulan ini. Tetapi, tidak akan pernah terwujud jika hanya di Lises saja.

Pada awal kepengurusan Corina, ada beberapa pertemuan LSS untuk membahas Fokalismas. Kang Jui masih setia menemani kami menghadiri pertemuan-pertemuan ini. Tidak banyak yang saya hadiri, tapi yang saya ingat adalah pertemuan di Lisma Upas sekitar Mei 2013. Waktu itu hadir dedengkot-dedengkot LSS, diantaranya ada Maat dkk dari LSS ITB, Kang Ressky dkk dari Lisenda Itenas, Kang Akbar dkk dari Lisma Unpas, Kang Deri dkk dari Kabayan Polban, serta yang lainnya. Aku dan Corina hanya sekedar menjadi pendengar. Yang terbilang aktif berbicara di depan pada saat itu adalah Kang Jui, Maat dan Kang Akbar karena mereka yang sudah tau terlebih dahulu. Pertemuan itu tidak banyak menghasilkan rencana, masih stagnan.

Beruntung aku memiliki rekan sesama humas di SWS IT Telkom, yaitu Gilar. Dia adik kelasku di SMP dan SMA. Dia pun sepertinya memiliki keinginan yang sama untuk memajukan kembali Fokalismas. Menjelang akhir tahun, kita merencanakan untuk mengadakan pertemuan lagi. Pertemuan itu akhirnya terlaksana bersamaan dengan acara milangkala SWS sekitar pertengahan Desember 2013. Yang hadir pada saat itu ada Kevin dkk dari LSS ITB, Gilar dkk dari SWS IT Telkom, Kang Deri dkk dari Kabayan Polban, dan Dwi dkk dari Sadaya Unikom. Meskipun masih remang-remang,tapi inti dari pertemuan itu adalah ada dua hal yang harus dikerjakan, yaitu mengumpulkan rekan-rekan dari LSS lain yang belum bisa ikut bergabung dan mencari informasi sebanyak-banyaknya terkait Fokalismas kepada alumni di masing-masing LSS. Setelah itu kita mengagendakan untuk mengadakan pertemuan di awal taun.

Alhamdulillah, dengan terseok-seok, aku berhasil menyelesaikan tanggung jawab sampai akhir. Terima kasih buat rekan-rekan humasers. Maaf untuk semua yang tidak pernah bisa aku lakukan selayaknya seorang koordinator. Ada beberapa proker yang terkendala dalam pelaksanaan, ada masalah-masalah di luar teknis yang cukup membuat aku sering curhat lebay ke Ibu Pupuhu. Banyak juga impian-impian aku di humas yang belum terwujud.

Tongkat kepemimpinan diserahkan kepada Dery ‘Jayasingawarman’, anak Ciamis juga. Humas dipercayakan kepada Jul. Aku pun sudah percaya kepadanya. Dan terbukti, beberapa proker humas yang terkendala dapat dilaksanakan dengan baik. Fokalismas, setelah mengadakan beberapa pertemuan akhirnya bisa menggelar pertunjukan Fokalismas sekitar pertengahan taun kemarin. Meskipun terbilang kecil, tapi aku pikir itu adalah pemanasan untuk perjalanan Fokalismas selanjutnya. Kalian hebat !

Taun ini, kepemimpinan di Lises kembali dipegang oleh mojang Ciamis, Riyanti ‘Dharmayawarman’. Oka ‘Dharmayawarman’ yang sebelumnya menjabat sebagai staf humas, sekarang dipercaya sebagai koornya. Hmm, dan ternyata lebih hebat parah. Milangkala Lises taun ini dibikin meriah semeriah-meriahnya, konsep Siloka meskipun belum terbit tapi sudah keliatan progresnya. Selain itu, Fokalismas akhirnya ada yang ngurus. Beberapa waktu lalu ada pertemuan sekaligus pemilihan pengurus Fokalismas yang diketuai oleh Ibnu dari LSS ITB.

Aku optimis. Optimis dengan kesuksesan proker-proker Lises, terutama humasnya, optimis dengan kebangkitan Fokalismas.

Divisi humas mungkin tidak seuriweuh divisi diklat yang ngurusin latihan sampe penerimaan anggota baru, tidak seberat divisi litbang yang pergi ke tempat-tempat tertentu untuk pendokumentasian dan pengembangan budaya Sunda, tidak sepusing divisi rumah tangga yang bertanggung jawab atas kerapihan dan maintenance sekre dan isinya, tidak seheboh divisi pementasan yang sibuk ngurus semua acara manggungnya Lises.

Ya, inilah divisi humas. Yang paling sedikit pengeluaran untuk prokernya, yang jarang melibatkan orang banyak untuk pelaksanaan prokernya. Tapi tanggung jawabnya lumayan. Bagaimana divisi-divisi yang hebat itu bisa disatukan, bagaimana semua anggota bisa betah di Lises, bagaimana alumni,rektorat,UKM kampus, LSS lainnya, serta seluruh stakeholder lain bisa tetap terjaga hubungan baiknya dengan Lises, bagaimana media informasi bisa mengeksiskan Lises ke luar sana. Bagaimana? Aku belum bisa memberi jawaban terbaik waktu itu.

Banyak harapanku untuk kemajuan humas di periode saat ini. Yakin akan kemampuan humasersnya, semoga bisa lebih baik lagi. Mungkin nanti majalah dindingnya touch screen, Siloka ada di Gramedia, info Lises sampai ke luar negeri. Who knows? 🙂